Salah satu syarat ijin Pendirian Rumah Sakit adalah Ijin Mendirikan Bangunan. Sedang untuk mendapatkan Ijin Mendirikan Bangunan, banyak hal harus dilalui.

Mulai dari tata ruang, apakah zona bakal didirikan rumah sakit termasuk zona hijau (pertanian) atau bukan. Alhamdulillah lokasi bakal RS bukan zona hijau. Lalu dilanjutkan bagaimanakah status tanah. Kebetulan tanah dalam sertifikat masih tertulis tanah pertanian. Karena bukan zona hijau maka diijinkan untuk perubahan fungsi tanah (masyarakat menyebut pengeringan). Setelah dilengkapi analisa pengelolaan lingkungan dan analisa dampak lingkungan untuk lalu lintas, akhirnya diberikanlah Ijin Mendirikan Bangunan oleh Pemerintah daerah Kabupaten Jepara. Tentu saja semua tahapan tersebut membutuhkan waktu.

Jadi ibarat mau sholat harus wudlu dulu, mau wudlu harus nimba dulu, mau nimba harus cari ember dan tali dulu. Semua membutuhkan waktu, tenaga, dan juga Biaya.

“Alhamdulillah IMB sudah di tangan, terima kasih atas perjuangan teman-teman yang hingga saat ini masih semangat berjuang mengapai impian memiliki Rumah sakit impian umat.” demikian yang disampaikan Mughis Nailufar selaku komandan “the dream team” panitia pembangunan rumah sakit islam NU Mayong.

Arif Jauhari selaku sekretarisnya menambahi agar teman-teman tetap terus menjaga api semangat karena masih beberapa tahap lagi sampai rumah sakit betul-betul berdiri, beroperasi, dan memberi kontribusi bagi NU.

“Semangat pokoke” seloroh Haji Zaenuri. “Lho siap ! selalu semangat ah” cletuk Haji Masrichan. “Oh suemangat tuerus ila yaumil qiyamah” timpal ustadz Suhada.