Bapak Nafe’ dari Yantap (tengah)sedang memberi penjelasan kepada panitia pembangunan RSI NU Mayong.

Jepara, Selasa 3 Maret 2020. Sekitar pukul 9.30 pagi sebuah Suzuki APV warna hitam dengan plat merah meluncur dan berhenti di sebelah utara Perumahan Mayong Raya Indah, tepatnya di lokasi yang bakal didirikan RSI NU Mayong.

Seorang satpol PP turun, disusul pegawai berseragam Dishub lalu berikutnya turun beberapa orang berpakaikan motif tradisional khas Jepara, tenun troso.

Rupanya kedatangan mereka sudah dinantikan sejak pagi. Buktinya kedatangan mereka segera disambut seorang Kyai setempat yang sedari tadi duduk menanti di seberang jalan, di tempat yang teduh. Kyai Abdul Latif segera menyalami mereka, dan mempersilahkan mereka. Sementara rekan beliau H Zaenuri tampak masih asyik dengan semprotan rumputnya.

Tanpa ba bi bu, rombongan yang berasal dari Dinas Pelayanan terpadu dan penanaman modal yang dihadiri oleh Bapak Nafe’, Dinas PUPR, Dinas Perhubungan, ATR/BPN, Hukum serta Satuan Polisi Pamong Praja lang menanyakan banyak hal.

Rombongan dari ATR/BPN, Hukum, DISHUB, dan Staf Yantap meninjau Badeng posko pembangunan RSI NU Mayong.

Pertanyaan mengenai mengapa diajukan alih fungsi tanah, mau dibangun apa, mengapa, bukankah sudah ada tempat serupa, lalu soal batas-batas tanah, rencana titik lokasi pembangunan, dan banyak hal lagi yang digali informasinya.
Satu pesan dari pak Pardiman DPUPR, semua perijinan harus dipenuhi agar tidak terjadi persoalan dikemudian hari.

Tahapan pemrosesan perijinan pendirian RSI NU Mayong sampai pada proses pengalihan fungsi tanah dari sawah ke tanah kering telah berjalan. Masih banyak tahap lagi yang harus dilalui. Cendikiawan muslim muda Syuhada Sholikin, SE, M.Si berpesan pada Nahdliyin untuk bersabar. Yang penting do’a nya agar semua proses berjalan lancar dan yang paling penting jangan lupa, Infaq Sodaqoh dan Wakafnya.

Bagi semua pihak yang berniat membantu pendirian Rumah Sakit Islam NU Mayong dapat menyalurkan Infaq, Sodaqoh maupun Inves melalui mengklik Halaman INFAQ/SODAQOH PEMBANGUNAN RSI NU MAYONG atau dapat menghubungi panitia dengan mengklik no W.A 085865195232

Pak Pardiman dari PUPR memberi penjelasan dengan salah satu Panitia Pembangunan RSI NU Mayong