Tim survey pengurusan Ijin Mendirikan Bangunan didampingi Tim pendirian RSI NU Mayong

Mayong. Bagi generasi 90 an mungkin pernah dengar lagu “Step by step” nya New Kids On The Block.

Atau bagi para Romania (pecinta Rhoma Irama) pasti menikmati lirik lagu “berakit rakit ke hulu, berenang ketepian….”
Ya minimal tahu peribahasa “sedikit-sedikit lama-lama menjadi bukit”

Begitulah kira-kira perjalanan pembangungan RSI NU Mayong. Berjalan setapak demi setapak untuk mencapai tujuan, para pejuangnya bersakit-sakit menjalani prosesnya, dan segala unsur yang dibutuhkan, sedikit demi sedikit dikumpulkan.

Kali ini untuk kelengkapan ijin pendirian Rumah Sakit, yaitu Ijin Mendirikan Bangunan ditindaklanjuti oleh pihak yang berwenang.

Hari ini 11 Agustus 2020 dilakukan survey lapangan oleh Dinas PUPR dan Cipta Karya, Bagian Hukum Setda, Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu serta Satpol PP.

Nafe’ dari Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Jepara didampingi Mughis Nailufar

Salah satu penggerak tim pendirian RSI NU Mayong Mughis Nailufar mengharapkan dukungan pemerintah daerah khususnya Bupati Jepara bisa membantu kelancaran proses perijinan pendirian Rumah Sakit Impian wong NU Njeporo.

Beliau juga menghaturkan permohonan maaf karena H Karsono (Kepala Puskesmas Mayong II) selaku pemrakarsa pendirian Rumah Sakit ini tidak bisa ikut mendampingi tim survey karena sedang “nglampahi jejibahan” lain. Beliau sebagai komandan “garda terdepan” sedang sibuk berperang melawan corona di wilayah yang menjadi tanggung jawabnya.

Bapak Nafe’ sebagai wakil dari Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Jepara menyampaikan, akan segera memproses hasil survey ini. Sedangkan pak Moedjito dari dinas PUPR menyampaikan setelah dipelajari jika nanti ada kekurangan persyaratan yang harus dipenuhi akan diberitahukan segera.