Paparan Analisa Dampak Lingkungan Lalu Lintas pembangunan RSI NU Mayong

Jepara, Untuk melengkapi persyaratan perijinan pendirian RSI NU Mayong adalah Analisa Dampak Lingkungan Lalu Lintas.

Setelah dilakungan kajian lalu lintas oleh konsultan, hari ini rabu 14 oktober 2020, dilakukan pemaparan di lantai II kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Jepara jalan Hoegeng Santosa no 1 Ngabul Jepara.

Dalam paparan terkait kondisi kepadatan lalu lintas saat ini dan prediksi situasi lalu lintas setelah beberapa tahun ke depan.

Pada dasarnya dengan pendirian RSI NU Mayong situasi lalu lintas masih tergolong ramai lancar. Konsultan menyampaikan upaya yang bisa dilakukan untuk tetap menjaga kelancaran lalu lintas antara lain :
Merancang sirkulasi kendaraan, menata akses keluar masuknya kendaraan, penyediaan sarana pejalan kaki, penyediaan angkutan umum, pengaturan parkir, penyediaan fasilitas jalan.

Pada paparan AMDAL LALIN RSI NU Mayong ini, dari polres memberi masukan kepada pemrakarsa agar mengikuti saran dari konsultan, parkir diperhatikan jangan sampai kendaraan parkir tumpah ke jalan.

Dari satpol pp memberi masukan agar Kantin dan PKL diperhatikan jangan sampai tumpah ke jalan dan akhirnya mengganggu lalu lintas.

Pemerintah kecamatan Mayong mengingatkan bahwa kondisi jalan saat ini sudah ada perbaikan dan pelebaran tetapi di satu sisi situasi lalu lintas ramai, di sekitaran lokasi rencana pembangunan RSI NU Mayong ada pabrik, perumahan, tidak jauh dari pasar. Oleh sebab itu perlu space bahu jalan, saluran, serta trotoar. Oleh sebab itu pengaturan lalu lintas diperhatikan dengan seksama

Sementara dari pemerintah desa Singorojo menyampaikan mengingat situasi lalu lintas yang ada, perlu adanya lampu yg terang di depan sehingga meminimalisir terjadinya kecelakaan. Perlu juga diperhatikan drainase dengan Koordinasi dinas terkait

Senada dengan pemerintas desa Singorojo, wakil dari dinas PUPR menyatakan pembangunan drainase adalah wewenang PUPR. Oleh sebab itu soal drainase dapat dikoordinasikan dengan PUPR.

Selanjutnya dari Dinas Perhubungan memberi masukan perlu adanya kajian dampak lalu lintas mulai dsri pra konstruksi, saat pembangunan, serta paska pembangunan atau saat operasional. Perlu memperhitungkan dengan lebih cermat berapa jumlah kendaraan dokter, karyawan serta pengunjung. Desain lalu lintas dan parkir yang tepat, serta pertumbuhan transportasi. Apakah perempatan mayong masih mencukupi atau tidak, jika ada tambahan lalu lintas. Desain lalu lintas akses masuk darurat diperhatikan agar jangan sampai terjadi keterlambatan. Perlu juga diperhatikan mengenai pergerakan ke arah fasilitas umum seperti masjid, kantin dan lain-lain jangan sampai menimbulkan dampak, pemasangan rambu yang jelas agar sampai lalu lintas crowded. Yang lebih penting lagi mengenai parkir. Ketersediaan parkir yang mencukupi sangat penting agar tidak mengganggu lalu lintas. Dari dinas perhubungan menekankan betul mengenai pengaturan lalu lintas mengingat lokasi bakal RSI NU Mayong berada di wilayah dengan arus lalu lintas yang padat. Selain itu ada masukan agar pengurusan ijin operasional Rumah Sakit diurus secara paralel.

Dari berbagai masukan yang ada, pihak pemrakarsa pembangunan RSI NU Mayong yaitu Yayasan Kesehatan Islam NU Mayong menyatakan menerima seluruh masukan yang ada dan berkomitmen melaksanakannya.

Selesai dilakukan pemaparan Analisa Dampak Lingkungan terkait Lalu lintas, dilanjutkan dengan survey on the spot di lokasi.