Pelantikan lembaga MWCNU Mayong dihdiri KH Nor Achmad, ketua tanfizd PCNU, juga Camat Mayong. KH Nor Achmad menyampaikan jika jadi pengurus NU itu seperti tentara. Sumpahnya pakai setia NKRI, melaksanakan pancasila dan uud 45. Menurut beliau Pengurus NU MWC Mayong begitu semangat sampai-sampai lembaga yang seharusnya Cuma 21 lembaga dibikin 23 lembaga.
Hal ini pasti tertular semangat Mbah Hayatun selaku ketua Tanfidz PC NU Jepara yang merupakan “bupati”nya NU Jepara, bagaimana tidak, pengurus PCNU saja kepala dinas-kepala dinas.
Sementara itu Habib Abdullah Alhindwan justru “ngasaki” KH Nor Achmad untuk maju nyalon Gubernur Jawa Tengah. Habib Abdullah selaku Rois Syuriah MWCNU Mayong meminta beliau untuk memotivasi pengurus MWC agar lebih semangat ngurusi NU.
Ditempat yang sama camat Mayong lebih banyak menyampaikan rencana kegiatan Kecamatan Mayong, khususnya menjelang hari Kartini.
Setelah tiba giliran mbah yatun yang member tauziah ternyata barulah terbuka rahasia bahwa Camat mayong yang saat ini seorang putri ini adalah bagian dari pengurus lembaga kesejahteraan di PC NU Jepara.