Jepara- Rabu 17 Oktober 2018. KIRAB SATU NEGERI 2018: Napak Tilas Kerajaan Kerajaan Agung Nusantara..

Sungguh rasa haru dan bahagia KSN 2018 yg melewati Kab. Jepara menempuh rute Istimewa napak tilas Kerajaan Agung Keling, Kerajaan Kalinyamat dan Pendopo Perjuangan Emansipasi Perempuan Indonesia yang disambut meriah oleh santri/murid dan masyarakat jepara di jalan jalan raya..

Diawali dari penerimaan 17 Merah Putih dari Kab. Pati yang diterima oleh Kasdim Jepara di Kec. Keling.. Keling merupakan Kerajaan besar di Nusantara yang berdiri pada abad ke 6 & 7 M dg Ratu Adilnya yg terkenal Ratu Shima..

Setelah dari Keling.. 17 Merah Putih KSN berkibar menuju Pendopo Kab. Jepara yg merupakan rumah bersejarah perjuangan emansipasi perempuan RA. Kartini.. 17 Merah Mutih KSN diterima oleh Bupati Jepara, Ketua PCNU Jepara dan Jajaran Forkopinda..

Dari Pendopo Kab. Jepara.. 17 Merah Putih KSN melanjutkan perjalanan menuju Mantingan untuk bertawasul dan berdzikir bersama di mana Sultan Hadirin dan Ratu Kalinyamat berserta Punggawa Kerajaan Kalinyamat disemayamkan..

Dari Makam Mantingan.. 17 Merah Putih KSN tetap gagah di guyur hujan menuju Pusat Kerajaan Kalinyamat abad 15 – 16 M sebuah Kerajaan yg tercatat sebagai Kerajaan yang berani “ngluruk” menggempur Portugis ke Malaka yg dipimpin langsung oleh Ratu Kalinyamat yang gagah berani.. sekarang menjadi wilayah Kec. Kalinyamatan..

Kegagahan 17 Merah Putih KSN dari Pusat Kerajaan Kalinyamat meluncur menuju Welahan yang merupakan wilayah Syahbandar Kerajaan Kalinyamat sebagai saksi Kebesaran Armada Laut Kerajaan Kalinyamat..

Dari welahan, 17 Merah Putih KSN menuju Pendopo Kec. Mayong yang menjadi saksi sejarah lahirnya Pahlawan Nasional RA. Kartini..

Napak Tilas KSN 2018 di Jepara menjadi tonggak historitas Bangsa dan Negara Indonesia yang mempunyai kebanggaan yang luar biasa yang di sambut gegap gempita di pinggir pinggir jalan raya oleh santri/murid dan masyarakat Jepara..

Abdul Wahab dalam orasi kebangsaan dalam Kirab Satu Negeri saat tiba di Pendopo Kecamatan Mayong Jepara

Di pendopo kecamatan Mayong, acara diisi dengan final lomba sholawatan. Dengan pemenang terpilih adalah grup Rebana Exelent youth.

Malam itu 17 oktober 2018 di pendopo kecamatan Mayong, yang merupakan satu komplek dengan monumen ari-ari Kartini, acara juga diisi dengan orasi kebangsaan oleh Abdul wahab. Salah seorang staf pengajar Unisnu Jepara ini menyampaikan bahwa Kirab Satu Negeri ini merupakan bukti bahwa Ansor dan Banser cinta persatuan dan kesatuan. Tidak benar jika ada yang bilang bahwa ansor, banser suka bikin ulah dan dan keonaran.
Semangat juang KSN dan Festival sholawat ini juga dimaksud agar kita bisa meniru nabi dalam beragama tidak hanya meniru fisik. Karena beragama itu tidak hanya meniru fisik. “Jika kita niru fisiknya saja, niru memelihara jenggotnya saja, susah. Kalau orang arab memang gen nya berjenggot, lha kita jenggotnya cuma lima biji mau maksa miara jenggot, malah tidak pas”. Selain itu kirab satu negeri ini juga untuk lebih Membesarkan NU.

Semoga KSN 2018 memberikan semangat baru berbangsa dan bernegara dan barokah.. Amin

Grup Rebana asal Bate Gede. Arrosidiyah tampil memukau